Mencari ayat Alquran/Terjemah/Mendengarkan

Liza Wakili Indonesia dalam Pertemuan Remaja se-Asia Fasifik

Medan, CyberNews. Liza Maimun Febrina, 17 salah seorang remaja asal kota Medan akan mewakili Indonesia dalam pertemuan remaja se Asia Fasifik yang berlangsung di Kota Taipei Taiwan, 25-27 Juli mendatang.

Puteri pasangan M. Arifin dan Nurnaningsih itu terpilih setelah mendapat rekomendasi dari Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), salah satu anggota ECPAT Indonesia yang berkantor di Medan, Kamis (20/7).

Dalam siaran pers, Liza mengatakan, nama perhelatan yang diikuti belasan negara di Asia Fasifik itu adalah 2006 East Asia Facific Region Youth Camp (Pertemuan Remaja se-Asia fasifik), yang digelar setahun sekali. “Saya akan menyampaikan berbagai permasalahan remaja di Indonesia dan mendiskusikan dengan remaja-remaja dari negara-negara sahabat,“ tutur gadis kelahiran Medan, 3 Februari 1989 di Medan.

Alumni MAN 1 Medan 2006 ini menambahkan, sebagai remaja Indonesia, dia berkeinginan dalam memberikan kontribusi yang cemerlang dalam pencegahan dan pemberantasan perdagangan anak (child trafficking) di Indonesia. Karenanya, aktivis Palang Merah Remaja (PMR) yang hobi menyanyi dan menulis ini akan ikut serta membahas masalah ini dalam workshop di kegiatan yang difasilitasi oleh ECPAT Taiwan itu.

“Saya mengharapkan nantinya ada solusi dari pemerintah Indonesia untuk lebih memperhatikan Konvensi Hak Anak yang sudah kita ratifikasi,“ jelasnya.

Diterangkannya, di Indonesia kasus-kasus trafficking terhadap anak banyak terjadi di Indonesia, seperti di pulau Jawa khususnya Semarang dan Surabaya, di Pulau Sumatera khususnya di Medan, Tanjung Balai Karimun dan Batam.

Oleh karena itu, Liza berkeinginan setelah selesai mengikuti rangkaian kegiatan yang diikuti sejumlah negara antara lain Indonesia, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, kambodja, Vietnam, Filiphina, Australia dan New Zealand itu dia akan membentuk sebuah wadah bagi komunitas remaja yang peduli nasib anak-anak korban trafficking.

Dengan terbentuknya wadah ini nantinya, lanjutnya, remaja dapat lebih memahami hak dan kewajibannya sebagai anak dan bisa memberikan solusi untuk masalah yang berhubungan dengan perlindungan anak di keluarga, masyarakat dan negara.

Terpilihnya Liza sebagai duta anak Indonesia berdasarkan setelah memenuhi sejumlah kriteria dan beberapa tahapan test, di antaranya, menulis paper tentang Eksploitasi Seksual Komesil Anak (ESKA) dan mempresentasekannya dalam berbahasa Inggris dan mengikuti test berbahasa Inggris.

Selain itu, remaja yang pernah mengecap pendidikan di SMPN 7 Medan dan SDN 060893 Jalan Darussalam Medan ini terpilih karena didukung sejumlah prestasi dan kegiatannya dalam bidang sosial dan keremajaan, di antaranya, Juara I Puitisasi Anak-anak (1996), Juara I MTQN se-Kecamatan Petisah (2001 dan 2002), Juara I Lomba Menulis Cerpen PMR 023 SMA Kemala Bhayangkari Medan, OSIS, Teater Fajar MAN 1 Medan, Paskibra MAN 1 dan PIKIR.

Selama berada di Taipei, Liza akan didampingi Sumadi Wijaya, salah seorang staf Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi dan Jender (PIKIR), salah satu Unit PKPA yang konsern menangangi permasalahan remaja dan HIV/AIDS. ( mh habieb shaleh/Cn08 )

3 komentar:

iniaku mengatakan...

assalamuálaikum..
saya Liza Maimun Febrina..
yang alhamdulillah senang sekali menjadi bagian dari blog ini..
kalo boleh tau adminny siapa ya ?
thx be4,,

haikal mengatakan...

masuk blog man 1 juga ya za

Danu Puspito mengatakan...

cie...cie.....
Teman Awak ...
hidup CIF...